PENJELASAN
MENGENAI TEKNOLOGI LAYANAN DATA DAN
KOMUNIKASI WIRELESS (1G,2G,3G,4G,EVDO)
GSM-CDMA
GSM atau Global
System for Mobile Communication adalah dalah
sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada
komunikasi bergerak, khususnya telepon
genggam. teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan
standar global untuk kominukasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.
Teknologi GSM mulai diproduksi di era 1980-an.
GSM beroperasi pada 900-1800 MHz di Eropa dan India,sedangkan di AS sekitar
1900 MHz. Kelebihan dari GSM ini adalah Kualitas panggilan relatif aman dan
baik serta Handset & penyedia layanan yang tersedia untuk dipilih lebih
beragam.
CDMA adalah kependekan dari Code Division Multiple
Access. Dalam CDMA, sinyal suara pertama adalah digital & data resultan
menyebar di seluruh bandwidth. CDMA adalah sebuah bentuk spread spectrum, yang
berarti bahwa data yang dikirim dalam potongan-potongan kecil selama beberapa
frekwensi diskrit yang tersedia untuk penggunaan di setiap saat dalam kisatan
tertentu. CDMA beroperasi baik dalam 800 MHz dan pita frekwensi 1900 MHz
Kelebihan dari CDMA ini adalah biaya panggilan lebih murah daripada GSM dan kualitas panggilan
juga lebih baik daripada GSM, sedang kekurangannya yakni tidak ada ketersediaan
berbagai handset di CDMA seperti pada GSM.
Jadi pada dasarnya GSM dan CDMA sama-sama merupakan produk dari generasi
kedua (2G) dimana kecepatan transfernya lebih cepat dibanding keceptan generasi
pertama. Namun sebenarnya GSM ini lebih senior jika dibandingkan dengan CDMA
karena CDMA termasuk jajaran 2.5 G setara dengan GPRS, artinya ia merupakan
perkembangan lebih lanjut dari GSM. Dalam perkembangan selanjutnya, muncul EDGE
sebelum akhirnya muncul 3G dan 4G.
Tentang 1G, 2G, 3G, 4G
Huruf
"G" pada setiap penamaan di atas merujuk pada generasi, hal ini
berarti bahwa 1G berarti Generasi pertama, 2G generasi kedua, dan selajutnya.
Pasti pembaca bertanya-tanya, “generasi dari apa?” Yang dimaksud dengan
generasi disini adalah generasi dari teknologi layanan data dan komunikasi
wireless, khususnya untuk mobile phone.
Dari masa ke masa, teknologi komunikasi wireless ini
mengalami perkembangan. Maka dapat dipastikan bahwa semakin besar angkanya
semakin canggih pula teknologinya dan semakin banyak kemudahan yang kita
peroleh. Perbedaan yang paling mendasar diantara generasi-generasi tersebut
adalah dalam hal kecepatan unduh data. Dimana pada 1G kecepatan unduh hanya
berkisar antara 9,6 kbps sedangkan pada 3,5 G mencapai 10 Mbps.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
LAYANAN DATA DAN KOMUNIKASI WIRELESS BERDASARKAN GENERASINYA
A. GENERASI PERTAMA
Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika
AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di
teknologi jaringan. 1G ini adalah standar baru dari teknologi jaringan. Zaman
dimana campur tangan manusia sudah tidak terlalu dibutuhkan semuanya benar
benar sudah otomatis dan dengan bentuk yang kecil tentunya. Karena ini adalah
ponsel generasi pertama mereka membuatnya sangat serius mereka membuat ponsel
yang kuat dan handal yang akhirnya tersebar ke seluruh dunia.
B. GENERASI KEDUA
Pada awal tahun 90-an untuk pertama kalinya muncul
teknologi jaringan seluler digital. yang hampir bisa dipastikan memiliki banyak
kelebihan dibandingkan dengan teknologi jaringan analog (1G) seperti suara
lebih jernih, keamanan lebih terjaga dan kapaistas yg lebih besar. GSM muncul
terlebih dahulu di Eropa sementara Amerika mengandalkan D-AMPS dan Quallcomm
CDMA pertama mereka. kedua sistem ini (GSM dan CDMA) mewakili generasi ke dua
(2G) dari teknlogi jaringan nirkabel.
Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga
transfer data lebih cepat dengan kecepatan sekitar 14.4 kbps. Pada generasi 2G
ini pemilik juga dapat mengirimkan pesan teks melaui handphone sehingga tidak
memerlukan pager lagi. Akan tetapi Fitur
CSD ini membuat Tagihan bualanan membengkak karena
jika ingin terhubung ke internet harus menggunakan dialup yang dihitung
permenit.
Pada generasi kedua ini disisipi 2 generasi yaitu :
a.
2.5G (GPRS)
GPRS (The
General Packet Radio Service) – 2.5G – adalah terobosan terbaru di generasi ke
dua ini, lahir pada tahu 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros.
Dengan GPRS bisa dipastikan bahwa pengguna akan “Always on”. Pengguna dapat
terhubung ke internet dimana saja dan kapan saja. Secara teori kecepatan GPRS
mampu mencapai 115 kbps walau kenyataan kini berkata lain. GPRS juga membuat
pengguna lebih hemat karena hitungannya menjadi per kilobyte bukan lagi
permenit seperti CSD. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS antara lain e-mail,
mms, browsing, dan internet.
b.
2.75 G (EDGE)
Antara tahun
2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang
merupakan cikal bakal dari 3G mulai diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS
telah mati. Justru saat muncul EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) ini
diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu
mengupgrade hardware secara ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan
biaya. Dengan EDGE pengguna sudah dapat merasakan kecepatan dua kali lebih
cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) :
teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari
kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas
yang disediakan EDGE sama seperti GPRS. Beberapa sumber menyebutkan bahwa EDGE
ini termasuk ke dalam 2.75 G, sehingga ia adalah peralihan dari 2G ke 3G.
C. GENERASI KETIGA
3G (dari bahasa
Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar
yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang
diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan
telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan
teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular
dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384
kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau
bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G
yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti
menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain
menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS.
Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru
jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.
UMTS (Universal
Mobile Telecommunication Service) adalah perkembangan lebih lanjut dari EDGE.
UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses
internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video
streaming, video conference, dan video calling). Secara teori kecepatan akses
UMTS sekitar 480kbps.
HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
merupakan perkembangan akses data
selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan
generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori
kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih
cepat.
Setelah beberapa tahun, CDMA 2000 mengupgrade
teknologi jaringan evdo mereka. menjadi EVDO rev A. teknologi ini memiliki
kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga UMTS yang menguprade
teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. inilah yang dinamakan 3.5G
Pengembang resmi 3G di Indonesia
Setelah masuk ke Indonesia, 3G menjadi incaran
perusahaan telekomunikasi. Setelah melalui perlelangan oleh Direktorat Jenderal
Pos dan Telekomunikasi, terpilih 3 perusahaan seluler yang memiliki lisensi
untuk mengembangkan 3G di Indonesia, diantaranya:
- Telkomsel
- Excelcomindo Pratama
- Indosat
D. GENERASI KEEMPAT
4G adalah
singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology.
Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon
seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi
4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah
"3G and beyond".
Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu
standar WiMAx (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE)
(Swedia sejak 2009).Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merek dagang Sitra WiMAX sejak juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.
4G yang digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada
CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau
100Mbps ketika bepergian. Dapat dibayangkan betapa cepatnya akses data yang
kita dapatkan, dapat dipastikan bahwa teknologi komunikasi generasi keempat ini
semakin memperkecil dunia. Selain itu ini adalah salah satu solusi yang paling
efektif untuk jaringan internet dipedasaan karena lebih baik menanam 1 menara
4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan
kabel fiber optik.
Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang
komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada
pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari
generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat
beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem
berbasis IP terintegrasi penuh.
4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga
yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6
dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephon yang berbasis
Session Initiation Protocol (SIP).
Penerapan 4G di Indonesia
Sitra WiMAx
Sitra WiMAX merupakan operator 4G pertama berbasis WiMAX yang meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di Indonesia pada bulan Juni 2010. Sitra WiMAX adalah bagian dari Lippo Group dan merek dagang terbaru dari PT. Firstmedia Tbk. Sitra WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Provinsi Banten, Sumatera Utara, dan Provinsi NAD.Telkomsel
Selama konfrensi APEC pada tanggal 1–8 oktober 2013 di Bali, Telkomsel melakukan percobaan jaringan 4G LTE. Jaringan Telkomsel 4G LTE dioperasikan pada frekuensi 1800 MHz. Sebagai bagian dari program, simcard bermerek "simPATI LTE Trial Edition" dijual di lokasi tersebut.Bolt Super 4G LTE
Bolt Super 4G LTE merupakan merek dagang dari PT. Internux yang menyediakan layanan LTE 4G sejak 14 November 2013. Area layanan yang dijangkau untuk pertama kali adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dengan potensi pasar sekitar 30 juta orang. Teknologi yang diterapkan adalah Time Division Duplex (TDD-LTE) pada frekuensi 2300 MHz
E.
EVDO
(Evolution-Data Optimized; resmi:CDMA2000),
merupakan
sebuah standar pada wireless broadband berkecepatan tinggi. EVDO satu
dari dua macam standar utama nirkabel Generasi ke-3 atau 3G. adapun standar
yang lainnya adalah W-CDMA.
Cara Kerja :
CDMA (Coded Division Multiple Access),
menggunakan matematis untuk dapat melewatkan multiple wireless devices'
untuk mengirim data secara bersamaan pada frekuensi yang sama. Setiap
perangkat, seperti telepon seluler, ditandai dengan tanda unik matematis. Tanda
Unik tersebut diterapkan pada sinyal asli dan dikirim sebagai sinyal
termodifikasi. Penerima juga menerapkan invers tanda matematika dari sinyal
kirim untuk mendapatkan sinyal asli.
Jaringan Nirkabel awalnya memanfaatkan sebuah
penghalang antara pengirim dan penerima, seperti kebanyakan telepon tradisional.
EVDO, sebagai penggantinya mengadopsi pendekatan yang sama untuk internet. IP
(Internet Protocol), memecah data pada. Tentu hal ini akan mengirit bandwidth
yang memungkinkan dipakai oleh perangkat lain; ketika tak ada percakapan
telepon pastinya juga tidak ada paket yang lewat karena tidak ada paket yang
dikirim. atau ketika sebuah situs web diakses, tidak akan ada lebar data yang
dipakai sampai situs web tersebut mulai mengirim halaman web.
Secara teori EVDO mampu melewatkan 2.4 megabit per
sekon. Tentu saja ini lebih cepat dari DSL dan broadband cable yang ada.
Pada sebuah video konferensi di Amerika, yang digunakan oleh seseorang yang
berada di dalam kendaraan pada kecepatan 90km/jam, sedangkan pada demo yang
lain sebuah telepon dicoba dari sebuah bullet train yang bergerak
melebihi (240 km/jam).
Kelebihan EVDO dibandingkan CDMA biasa, tentu lebih
mengirit spektrum frekuensi dari regulator dan amat mahal pastinya, menurunkan
biaya pengembangan dan memanfaatkan jaringan baru. Namun Demikian di Indonesia
telah ada beberapa operator yang memakai teknologi EVDO.
Perkembangan teknologi
nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut :
1.
Generasi pertama
: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan
kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic
Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). 1G - Original analog
cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
2.
Contoh: GSM dan
CDMA2000 1xRTT. Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering
disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps).
Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS
(General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution)
pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 2G -
Digital narrowband circuit data (GSM,TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps, 2.5G - Packet
data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpb
3.
Generasi ketiga
: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan
aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal
juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G - Digital broadband packet data
(CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps. 3.5G - Replacement for EDGE is HSPA 1-3
mbps and HSDPA up to 7.2Mbps
4.
Generasi
keempat: 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dimana kecepatan transfer
datanya dipastikan lebih cepat dibanding 3G. 4G - Digital broadband packet data
all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps






0 komentar:
Post a Comment